JAKARTA - Warga Desa Dogang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini bisa bernapas lega setelah akses utama mereka kembali lancar.
TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodim 0203/Langkat berhasil menuntaskan perbaikan jembatan Gantung Perintis Garuda yang membentang di atas Sungai Dogang.
Proyek perbaikan ini telah rampung pada Jumat, 20 Februari 2026, dan kini jembatan sepanjang 110 meter itu dapat kembali digunakan oleh masyarakat sebagai jalur penghubung antarwilayah.
Perbaikan jembatan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga sekitar tidak terlepas dari perhatian serius pihak TNI AD, mengingat kondisi jembatan yang sebelumnya rusak parah dan membahayakan keselamatan warga yang melintas. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan mobilitas masyarakat setempat dapat kembali berjalan dengan lancar dan aman.
Kondisi Jembatan Sebelumnya Mengkhawatirkan
Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Dogang mengalami kerusakan yang cukup parah, yang menjadikannya berpotensi membahayakan bagi pengguna jalan. Kondisi ini memicu langkah cepat dari TNI AD untuk turun tangan dan melakukan perbaikan yang mendesak.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan tersebut memerlukan penanganan segera agar tidak semakin merugikan masyarakat yang bergantung pada akses tersebut.
"Jembatan ini sudah dalam kondisi rusak dan sangat membahayakan jika terus dipakai. TNI AD harus turun tangan dan melakukan perbaikan secara bertahap agar akses warga bisa kembali aman," ungkap Brigjen Donny.
Dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, TNI AD pun segera memulai langkah-langkah perbaikan yang dilaksanakan secara sistematis dan dengan melibatkan partisipasi warga setempat.
Proses Perbaikan yang Melibatkan Warga
Proses perbaikan jembatan ini dimulai dengan pembongkaran lantai kayu lama yang sudah lapuk dan tidak layak pakai. Seluruh area sekitar jembatan dibersihkan guna memastikan bahwa struktur yang ada siap untuk perbaikan. Setelah itu, personel TNI AD mengganti lantai kayu dengan plat bunga yang lebih kuat dan tahan lama.
Selain itu, dilakukan penguatan pada seling stabil dan pengecatan konstruksi untuk meningkatkan daya tahan material jembatan terhadap cuaca ekstrem dan penggunaan jangka panjang.
Yang menarik, perbaikan jembatan ini tidak hanya melibatkan personel TNI AD, tetapi juga melibatkan bantuan dari warga setempat. Kerja sama antara TNI AD dan masyarakat setempat dalam proyek ini menciptakan suasana gotong-royong yang mempererat hubungan antara keduanya.
Ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara aparat dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian masalah yang ada di lapangan.
Manfaat Jembatan yang Sudah Diperbaiki untuk Masyarakat
Dengan selesainya perbaikan jembatan Gantung Perintis Garuda, kini masyarakat Desa Dogang dan sekitarnya dapat kembali memanfaatkan jembatan tersebut sebagai jalur utama penghubung antar wilayah. Sebelumnya, kondisi jembatan yang rusak menyebabkan kesulitan bagi warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berdagang, bersekolah, atau menjalani aktivitas ekonomi lainnya.
Jembatan sepanjang 110 meter ini tidak hanya menjadi akses penghubung penting, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan kerja keras bersama antara TNI AD dan masyarakat.
Keberadaan jembatan yang aman dan fungsional ini sangat penting untuk kelancaran mobilitas masyarakat, terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur.
Brigjen TNI Donny Pramono juga menekankan bahwa dengan adanya jembatan yang telah diperbaiki ini, masyarakat setempat dapat kembali beraktivitas dengan lebih lancar dan aman.
"Jembatan ini adalah akses vital bagi masyarakat, dan kini mereka bisa menggunakannya dengan aman. Kami berharap kegiatan mereka bisa berjalan lebih lancar," tutupnya.
Sinergi TNI AD dan Warga Meningkatkan Kualitas Hidup
Perbaikan jembatan ini menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara TNI AD dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya membantu memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial yang mendukung terciptanya rasa saling peduli dan bekerja sama.
Keberhasilan proyek ini juga menunjukkan komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat di berbagai daerah, baik yang terdampak bencana maupun yang membutuhkan perbaikan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Selain itu, proyek seperti ini juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi masalah serupa dengan melibatkan aparat dan masyarakat secara langsung.
Dengan terwujudnya perbaikan jembatan ini, diharapkan bukan hanya akses transportasi yang meningkat, tetapi juga perekonomian lokal dapat berkembang lebih baik, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Kabupaten Langkat.