Lo Kheng Hong Tambah Saham GJTL Senilai Rp1,5 Miliar

Kamis, 12 Maret 2026 | 12:05:55 WIB
Lo Kheng Hong Tambah Saham GJTL Senilai Rp1,5 Miliar

JAKARTA - Pergerakan investor besar di pasar saham sering menjadi perhatian pelaku pasar. Setiap transaksi yang dilakukan oleh investor kawakan biasanya memberikan sinyal tersendiri mengenai potensi suatu saham di masa depan. Tidak jarang langkah tersebut kemudian menjadi referensi bagi investor lain dalam melihat peluang investasi di pasar modal.

Salah satu investor yang kerap menjadi sorotan adalah Lo Kheng Hong. Sosok yang dikenal luas sebagai investor nilai ini dikenal sering melakukan pembelian saham perusahaan yang dinilai memiliki fundamental kuat dan prospek jangka panjang yang menarik.

Baru-baru ini, Lo Kheng Hong kembali melakukan aksi beli terhadap salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia. Kali ini, saham yang menjadi incarannya adalah PT Gajah Tunggal Tbk, perusahaan yang bergerak di industri produksi ban dan produk berbasis karet.

Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian tersebut dilakukan pada 23 Februari 2026.

Dalam aksi tersebut, Lo Kheng Hong memborong 1.398.400 lembar saham GJTL dengan harga Rp1.095 per lembar. Dengan demikian, dana yang digelontorkan dalam transaksi ini diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

"Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung," kata manajemen.

Aksi Beli Saham Oleh Lo Kheng Hong

Transaksi pembelian saham yang dilakukan Lo Kheng Hong menunjukkan bahwa investor tersebut masih melihat potensi pada saham PT Gajah Tunggal Tbk.

Pembelian dilakukan melalui pasar saham dengan jumlah yang cukup besar, yaitu lebih dari satu juta lembar saham. Harga pembelian yang berada di kisaran Rp1.095 per lembar menunjukkan bahwa transaksi tersebut dilakukan pada level harga yang dianggap menarik bagi investor.

Aksi beli yang dilakukan investor berpengalaman sering kali menjadi perhatian pasar karena dianggap mencerminkan keyakinan terhadap prospek perusahaan dalam jangka panjang.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa Lo Kheng Hong tetap aktif melakukan akumulasi saham pada emiten yang dinilai memiliki peluang pertumbuhan di masa mendatang.

Peningkatan Kepemilikan Saham GJTL

Setelah transaksi pembelian tersebut dilakukan, jumlah kepemilikan saham Lo Kheng Hong di PT Gajah Tunggal Tbk mengalami peningkatan.

Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Lo Kheng Hong di emiten produsen ban tersebut ikut meningkat. Kepemilikannya naik dari 208.500.100 lembar saham atau setara 5,98%, menjadi 209.898.500 lembar saham atau sekitar 6,02%.

Peningkatan kepemilikan ini memperlihatkan bahwa investor tersebut terus menambah eksposurnya terhadap saham GJTL.

Kenaikan persentase kepemilikan juga menjadi informasi penting bagi pelaku pasar karena menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan ke depan. Langkah tersebut semakin memperkuat posisi Lo Kheng Hong sebagai salah satu pemegang saham besar di perusahaan tersebut.

Pergerakan Harga Saham GJTL

Di tengah aksi pembelian tersebut, pergerakan harga saham GJTL di pasar juga menjadi perhatian investor. Saham GJTL pada perdagangan Rabu ditutup turun -0,48% ke level Rp1.040. Dalam sepekan, merosot -1,42% dan terkoreksi -2,8% sepanjang sebulan terakhir.

Pergerakan harga saham yang mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir sering kali menjadi momentum bagi sebagian investor untuk melakukan akumulasi.

Beberapa pelaku pasar melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk membeli saham pada harga yang relatif lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Aksi beli yang dilakukan Lo Kheng Hong juga sering dikaitkan dengan strategi investasi jangka panjang yang fokus pada nilai fundamental perusahaan.

Profil Singkat PT Gajah Tunggal Tbk

Sebagai informasi, PT Gajah Tunggal Tbk merupakan salah satu produsen ban terbesar di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 1951 dan awalnya memulai bisnis dengan memproduksi ban sepeda.

Seiring waktu, perusahaan terus melakukan ekspansi lini produk. Pada 1971, Gajah Tunggal mulai memproduksi ban sepeda motor, kemudian pada 1981 merambah produksi ban bias untuk mobil penumpang dan kendaraan komersial. Memasuki awal 1990-an, perusahaan mulai memproduksi ban radial untuk mobil penumpang maupun truk.

Perkembangan bisnis tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan terus memperluas portofolio produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif yang terus berkembang.

Saat ini, Gajah Tunggal memproduksi serta mendistribusikan berbagai jenis ban berkualitas tinggi, mulai dari mobil penumpang, SUV atau truk ringan, kendaraan off-road, hingga sepeda motor. Selain itu, Perseroan juga memproduksi berbagai produk turunan karet lainnya seperti karet sintetis, benang ban, ban dalam, flap, hingga o-ring.

Dengan portofolio produk yang luas serta pengalaman panjang di industri ban, PT Gajah Tunggal Tbk tetap menjadi salah satu pemain penting dalam industri manufaktur otomotif di kawasan Asia Tenggara.

Langkah Lo Kheng Hong yang kembali menambah kepemilikan saham di perusahaan tersebut pun semakin menarik perhatian pelaku pasar yang terus memantau perkembangan investasi di sektor ini.

Terkini