5 Rekomendasi Jenis Susu Paling Sehat Menurut Ahli Gizi

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:30:51 WIB
5 Rekomendasi Jenis Susu Paling Sehat Menurut Ahli Gizi

JAKARTA - Menentukan pilihan susu yang tepat kini tidak lagi sesederhana memilih susu sapi di rak minimarket.

 Seiring berkembangnya tren gaya hidup sehat, masyarakat semakin sadar bahwa ada banyak alternatif susu lain yang tak kalah bernutrisi. Mulai dari susu nabati hingga susu berbasis biji-bijian, setiap jenis menawarkan keunggulan masing-masing sesuai kebutuhan tubuh.

Meski susu sapi masih menjadi jenis susu paling populer, berbagai penelitian dan pandangan ahli gizi menunjukkan bahwa pilihan susu sehat tidak terbatas pada satu jenis saja. 

Faktor seperti kandungan protein, kalsium, lemak, hingga toleransi tubuh terhadap laktosa menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan susu yang dikonsumsi sehari-hari.

Ahli gizi asal New York, Natalie Rizzo, menjelaskan bahwa hampir semua jenis susu aman dikonsumsi. Namun, ia menyarankan untuk memilih susu non-fat atau low-fat, atau produk olahan seperti yogurt, jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal. Dalam pandangannya, tidak semua susu alternatif otomatis lebih sehat dibanding susu sapi.

Peran Susu Dalam Pola Makan Seimbang

Susu dikenal sebagai sumber nutrisi penting yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Kandungan kalsium dan vitamin D berperan besar dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, sementara protein membantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Selain itu, susu juga mengandung vitamin dan mineral yang mendukung metabolisme serta daya tahan tubuh.

Dalam pola makan seimbang, susu dapat menjadi pelengkap asupan nutrisi harian, baik untuk anak-anak, orang dewasa, maupun lansia. Namun, kebutuhan setiap orang berbeda, sehingga jenis susu yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan gaya hidup masing-masing.

Bagi sebagian orang, susu nabati menjadi solusi karena tidak mengandung laktosa. Sementara itu, bagi mereka yang membutuhkan asupan protein tinggi, jenis susu tertentu lebih direkomendasikan dibanding yang lain. Di sinilah peran informasi dari ahli gizi menjadi sangat penting.

Pandangan Ahli Gizi Tentang Susu Paling Sehat

Menurut Natalie Rizzo, ada dua jenis susu yang menempati posisi teratas sebagai pilihan paling sehat, baik dalam versi full-fat maupun low-fat, yakni susu sapi dan susu kedelai. Keduanya dinilai memiliki profil nutrisi paling seimbang dibanding jenis susu lainnya.

Namun, Rizzo juga menyebutkan beberapa alternatif susu lain yang tetap tergolong sehat. Ia secara khusus mengecualikan susu oat dari daftar utama karena kandungan kalorinya yang lebih tinggi serta manfaat nutrisi yang relatif terbatas dibanding susu nabati lain.

“Secara keseluruhan, susu oat lebih tinggi kalorinya daripada banyak susu lainnya dan hanya menawarkan sedikit serat dan kalsium. Jika Anda menyukai susu oat karena rasanya, silakan saja, tetapi susu ini jelas bukan susu yang paling sehat,” tulis Rizzo di laman Today.

Penilaian ini menunjukkan bahwa rasa saja tidak cukup menjadi dasar memilih susu. Kandungan gizi tetap menjadi faktor utama dalam menentukan apakah suatu jenis susu layak dikonsumsi secara rutin.

Daftar Jenis Susu Paling Sehat Menurut Ahli

Berdasarkan penjelasan Natalie Rizzo, berikut adalah jenis-jenis susu yang dinilai paling sehat dan layak menjadi bagian dari menu harian:

1. Susu sapi

Di antara berbagai pilihan susu, susu sapi tetap menempati posisi teratas. Kandungan kalsium dan vitamin D di dalamnya sangat penting untuk kesehatan tulang. 

Selain itu, susu sapi juga mengandung vitamin B, vitamin A, dan kalium yang berperan dalam metabolisme, energi, penglihatan, serta pengaturan tekanan darah. Meski demikian, kandungan laktosa pada susu sapi dapat menimbulkan masalah bagi mereka yang intoleran laktosa, seperti kembung atau diare.

2. Susu kedelai

Susu kedelai dianggap sebagai susu nabati paling sehat. Kandungan proteinnya setara dengan susu sapi, yakni sekitar 8 gram protein per 8 ons. Banyak produk susu kedelai juga diperkaya dengan kalsium dan vitamin D. Rizzo menyarankan agar susu kedelai dikocok sebelum diminum karena nutrisi tambahan tersebut dapat mengendap di dasar wadah.

3. Susu kacang polong

Jenis susu ini memiliki profil nutrisi yang mirip dengan susu kedelai, termasuk kandungan protein sekitar 8 gram per 8 ons. Banyak merek memperkaya susu kacang polong dengan kalsium, kalium, vitamin A, dan vitamin D. Teksturnya yang creamy membuatnya cocok bagi pencinta susu kental.

4. Susu almond

Susu almond dibuat dari campuran almond dan air sehingga teksturnya lebih encer. Keunggulan utama susu ini adalah kandungan kalorinya yang rendah, sekitar 40 kalori per cangkir. Meski proteinnya tidak tinggi, banyak produk susu almond telah diperkaya dengan vitamin D dan kalsium.

5. Susu rami

Susu rami berasal dari biji rami dan kaya akan asam lemak omega-3 jenis alfa-linolenat (ALA). Kandungan ini bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan peradangan. Namun, susu rami memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibanding susu alternatif lainnya, serta rasa khas yang menyerupai rumput atau tanah.

Menyesuaikan Pilihan Susu Dengan Kebutuhan Tubuh

Pada akhirnya, tidak ada satu jenis susu yang paling sempurna untuk semua orang. Setiap jenis susu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Faktor seperti kebutuhan protein, jumlah kalori, toleransi laktosa, serta preferensi rasa harus dipertimbangkan secara matang.

Bagi yang mengutamakan protein dan nutrisi lengkap, susu sapi dan susu kedelai bisa menjadi pilihan utama. Sementara itu, bagi yang ingin membatasi kalori, susu almond bisa menjadi alternatif. Susu kacang polong dan susu rami pun dapat dipilih sesuai kebutuhan dan selera.

Dengan memahami karakteristik setiap jenis susu, masyarakat diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih bijak demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Terkini