sembako

Harga Sembako di Jatim Hari Ini: Cabai Rawit Turun, Ayam Kampung Naik

Harga Sembako di Jatim Hari Ini: Cabai Rawit Turun, Ayam Kampung Naik
Harga Sembako di Jatim Hari Ini: Cabai Rawit Turun, Ayam Kampung Naik

JAKARTA - Fluktuasi harga sembako di Jawa Timur kembali menjadi perhatian masyarakat. Beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara sebagian lainnya menunjukkan kenaikan tipis. 

Pemantauan harga harian penting agar rumah tangga dapat menyesuaikan belanja dan tetap menjaga kestabilan pengeluaran.

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, beberapa komoditas penting seperti bawang merah, cabai besar, dan daging sapi tercatat mengalami penurunan harga, sementara bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan berarti.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Perkembangan harga pokok utama

Sembako, singkatan dari sembilan bahan pokok, mencakup kebutuhan dasar masyarakat seperti beras, gula, minyak goreng, daging, telur, susu, bawang, garam, dan gas elpiji.

Selain itu, cabai juga menjadi komoditas penting dalam kebutuhan dapur sehari-hari. Pemantauan harga cabai kerap menjadi indikator naik-turunnya inflasi pangan di tingkat lokal.

Berikut harga rata-rata sembako Jawa Timur, Kamis 26 Februari 2026, berdasarkan data Siskaperbapo:

Beras Premium: Rp 14.849/kg

Beras Medium: Rp 12.989/kg

Gula kristal putih: Rp 16.633/kg

Minyak goreng curah: Rp 18.880/kg

Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.595/liter

Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.440/liter

Minyak goreng Minyakita: Rp 17.440/liter

Daging sapi paha belakang: Rp 120.286/kg

Daging ayam ras: Rp 38.603/kg

Daging ayam kampung: Rp 70.999/kg

Telur ayam ras: Rp 29.799/kg

Telur ayam kampung: Rp 45.768/kg

Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.275/370 gr

Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.174/370 gr

Susu bubuk merek Bendera: Rp 42.109/400 gr

Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.238/400 gr

Garam bata: Rp 1.730

Garam halus: Rp 9.363/kg

Cabai merah keriting: Rp 33.461/kg

Cabai merah besar: Rp 31.054/kg

Cabai rawit merah: Rp 85.689/kg

Bawang merah: Rp 37.683/kg

Bawang putih: Rp 31.574/kg

Gas elpiji 3 kg: Rp 19.943

Komoditas yang naik dan turun

Berdasarkan pergerakan harga rata-rata hari ini, beberapa komoditas mengalami kenaikan, antara lain:

Gas elpiji 3 kg naik Rp 196 atau 1,00%

Bawang merah naik Rp 319 atau 0,85%

Daging ayam kampung naik Rp 852 atau 1,21%

Sementara komoditas yang mengalami penurunan adalah:

Cabai rawit turun 0,45%

Cabai besar turun Rp 669 atau 2,11%

Cabai keriting turun Rp 868 atau 2,53%

Telur ayam kampung turun Rp 738 atau 1,59%

Daging sapi turun Rp 230 atau 0,19%

Penurunan harga cabai dan daging sapi ini sedikit meringankan pengeluaran rumah tangga, meski kenaikan pada beberapa komoditas lain tetap perlu diperhatikan oleh konsumen.

Pemantauan harga harian penting untuk menjaga keseimbangan belanja, terutama di pasar tradisional dan pasar modern di Jawa Timur.

Masyarakat dianjurkan untuk tetap membandingkan harga di berbagai pasar agar mendapatkan harga terbaik dan menjaga pengeluaran agar tidak membengkak.

Pengaruh fluktuasi harga terhadap rumah tangga

Fluktuasi harga sembako dapat memengaruhi anggaran belanja keluarga setiap hari. Perubahan tipis pada beberapa komoditas bisa menjadi faktor penting dalam mengatur pengeluaran.

Kenaikan harga ayam kampung, misalnya, dapat membuat konsumsi protein hewani sedikit lebih mahal, sementara penurunan cabai rawit bisa menjadi kesempatan untuk membeli stok bumbu dapur.

Dengan memantau pergerakan harga, masyarakat dapat merencanakan belanja mingguan atau bulanan, sehingga pengeluaran tetap terkendali meski harga pangan tidak stabil.

Tips belanja hemat menghadapi fluktuasi

Salah satu strategi mengatasi fluktuasi harga adalah membeli komoditas yang sedang turun atau relatif stabil. Hal ini dapat menekan pengeluaran sehari-hari.

Selain itu, membeli dalam jumlah lebih banyak saat harga rendah dan menyimpan dengan benar juga dapat mengurangi risiko pengeluaran berlebih ketika harga naik. Memanfaatkan informasi harga dari sistem resmi seperti Siskaperbapo membantu konsumen membuat keputusan belanja yang lebih bijak dan terencana.

Peran pemerintah dalam stabilisasi harga

Pemerintah, melalui sistem informasi dan pengawasan pasar, berperan penting menjaga stabilitas harga pangan. Dengan memantau pergerakan harga setiap hari, pemerintah dapat merumuskan kebijakan intervensi, distribusi, dan cadangan pangan yang tepat sasaran.

Hal ini diharapkan bisa menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya di Jawa Timur yang memiliki populasi besar dan kebutuhan sembako tinggi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index